Rupa-rupa Rumah Jawa

Arsitektur rumah atau bangunan jawa mestinya punya ciri khas. Tapi apa parameternya ya? Kayunya? Ukirannya? Bentuknya? Entahlah.  Ada yang bilang arsitektur jawa itu sebenarnya cuma soal cita rasa. Mungkin tepatnya falsafah yang diimplementasikan di dalamnya.

Tempo Doeloe

Tempo Doeloe

Ada juga yang bilang arsitektur jawa itu sinkretis macam kepercayaan masyarakatnya. Benar juga sih. Di keraton-keraton Mataram umpamanya, kita bisa menemukan corak-corak Eropa. Tapi, sepertinya cita rasa itulah (tata letak, ukuran, dll) yang membuatnya tidak lagi terkesan asing.

Gazebo

Gazebo

Tidak semua bahan bangunan harus dari kayu. Tembok juga bisa dikombinasikan dengan kayu. Di beberapa tempat seperti tempat tinggal para ningrat bahkan ada dekorasi kaca warna-warni ala gereja Eropa. Tapi nyatanya tetap ‘njawani’ juga hasilnya. Jadi, mestinya corak bangunan khas jawa tidak identik dengan masa tertentu, namun bisa mengikuti perkembangan jaman juga agaknya. Ya, itulah mungkin yang disebut sinkretis, sebab orang jawa selalu ingin mengikuti perkembangan jaman (barangkali).

Jawa Klasik

Jawa Klasik

Jawa Modern

Jawa Modern

Lalu selanjutnya seperti apa lagi ya? Mungkin sinkretisasi lagi dari gaya-gaya arsitektur futuristik, tapi dengan tetap mempertahankan cita rasanya. Ya mbuh… saya bukan arsitek. Muahahahaha™

Perihal

Cuma seorang pengelana yang bebas berkeliaran.

Ditulis dalam Pemikiran, Pengamatan, Umum
12 comments on “Rupa-rupa Rumah Jawa
  1. lovepassword mengatakan:

    Wah rumahnya asri adem

  2. S™J mengatakan:

    halo halo…😀

  3. Om-Digit mengatakan:

    jadi mau punya rmh model jawa kayak gitu ,, … mmmm … mauuu ??

  4. Om-Digit mengatakan:

    jadi mauuu ,,, …!!

  5. presiden as mengatakan:

    Wah, yang di sini mewah sekali. Di daerah saya di Sukoharjo itu mayoritas lantai tidak dikeramik, melainkan cukup dibiarkan menyatu dalam warna dengan tembok, yakni “boto-abang”. Pun tak ada atap, alias genteng dan kayu-kayu penyangga terlihat jelas. Di situ sih, saya kira uniknya❓

  6. sikapsamin mengatakan:

    gambar sing no.1 nduwur kuwi, omahé simbah-buyutku…mesakno rèk.

    lho jaréné omah jåwå kuwi, ciriné ånå gambaré Semar, kurungan kutut terus nganggo tulisan jåwå ‘åjå-dumèh’…iku jaréné…

  7. illuminationis mengatakan:

    kalo rumah saudagar mbah?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: