Bertahan Hidup vs Mengejar Impian

Bakat konon perlu dikembangkan sedini mungkin. Namun, ternyata tak semua orang sukses menemukan minat dan bakatnya sejak usia dini. Contohnya Eddie Van Halen atau lengkapnya Edward Lodewijk “Eddie” Van Halen.

Si Eddie waktu kecil malah sempat kursus piano, selain memang sering menang di lomba-lomba penampilan bakat di Belanda sana. Sementara itu, Alex, abangnya juga sama-sama belajar piano. Nah, tapi ketika sudah beberapa lama belajar memencet tuts, Eddie merasa piano kurang menantang dan malah merasa bosan. Dia lalu bilang begini, “Who wants to sit in front of the piano? That’s boring.”

Belakangan ternyata anak berdarah Indonesia itu lebih tertarik dengan gitar, sedangkan abangnya malah suka menabuh drum. Alhasil, mereka berdua membuat band “Van Halen”. Mengekor tren posting video di blog Mas Lambang, saya juga mau ikut-ikutan.

Berikut ini seri belajar gitar ala Eddie Van Halen:

Video di atas adalah solo gitar legendaris Si Eddie itu. Di mana-mana solo gitarnya selalu begitu. Berikutnya adalah gitaris amatir yang menirukan teknik-teknik gitarnya.

Video terakhir yang saya pilih sesuai dengan kenyataan 'pahit' yang harus saya terima, tidak menjadi gitaris profesional, The Dream is Over. Saya mungkin generasi tumbal yang harus mengorbankan diri demi self-preservation, bertahan hidup dulu, tidak penting sesuai bakat atau tidak. Tapi, saya ingin anak-anak saya nanti bisa mengejar impian mereka sesuai minat dan bakatnya.

Perihal

Cuma seorang pengelana yang bebas berkeliaran.

Ditulis dalam Pemikiran, Pengalaman, Pengamatan, Renungan, Selingan, Umum
44 comments on “Bertahan Hidup vs Mengejar Impian
  1. Lambang mengatakan:

    Wah, siiip ini, Van Halen.
    Saya suka lagu-lagunya…

  2. S™J mengatakan:

    yoi… selamat menikmati😎

  3. GPH mengatakan:

    Sulit memang ketika harus milih bakat atau bertahan hidup, mungkin sebentar lagi saya akan merasakannya:mrgreen:

  4. m4stono mengatakan:

    hidup kok ditahan tahan…mimpi kok dikejar….ati2 lho kalo suka nahan2 kencing ntar kencing batu….ati2 juga ngejar2 mimpi biasanya kalo udah tidur maka ngimpi dikejar kejar sesuatu:mrgreen:

  5. lovepassword mengatakan:

    Saya mungkin generasi tumbal yang harus mengorbankan diri demi self-preservation, bertahan hidup dulu, tidak penting sesuai bakat atau tidak. Tapi, saya ingin anak-anak saya nanti bisa mengejar impian mereka sesuai minat dan bakatnya.

    ===> Yah semoga. Soalnya hidup yang penuh pengorbanan emang keren tapi rasanya agak gimana gitu.🙂

  6. batjoe mengatakan:

    bagus banget mas artikelnya palagi kaliamt terhirnya biarkanlah anak-anak berkembang sesuai dengan keinginannya tapi harus tetap dituntun juga kan mas??? soalnya kalau ndak begitu ya bisa juga nyungsep hehehehee
    salam kenal dan salam JUMP by van halen
    ayo ma main gitar didepan gang aja siapa tahu jadi-jadian van halen heheheh
    becanda ya masz

  7. lambrtz mengatakan:

    Saya malah lebih terfokus pada paragraf terakhir mas S™J.😕

    Mbok upload video Mas S™J main gitar. Siapa tahu booming kaya Funtwo dan bisa main gitar bareng Van Halen.:mrgreen:

    • S™J mengatakan:

      waduh jari saya udah kakyu…:mrgreen:
      paragraf terakhir itu emang bener… tapi ya gak jadi stres gitu. perannya memang membangun generasi baru dengan harapan baru berbekal pengalaman & bakat bapaknya.😎

  8. illuminationis mengatakan:

    ^ Ki SJ mainan gitar juga?

    Youtube memang penyelamat kalo mau ngeblog tapi lagi males ngetik banyak-banyak😎

  9. m4stono mengatakan:

    lirik atas🙄 setuju…..sapa tahu nyaingin bang haji…:mrgreen:

  10. regsa mengatakan:

    duh ..koneksi inet saya ndak memungkinkan untuk ngliat pidio… ngandalin CDMA aja nJeng Siti

  11. Abied mengatakan:

    Hmmm …
    Gak ada kata terlambat untuk belajar lagi Pak.
    Kalo gak jadi profesional, yang penting bisa menyenangkan hati.
    Saya juga seneng gitar, tapi bisanya lagu “Menunggu”nya Ridho.:mrgreen:
    *Nyanyi …*
    Salam kenal …

    • batjoe mengatakan:

      saya setuju mas bila tidak kesampaikan kenapa ndak nyanyi bareng anak dan istri tapi jgn van halen deh…

      cicik-cicak keinjek buaya kali gitu maz… hahahahahahahahahaaa

      enak juga disini ngadem sambil ngopi bareng temnen2 ngingetin masa muda dulu

      • S™J mengatakan:

        @ mas batjoe

        iya saya masih nge-band juga. yg jelas bakat saya menurun & tentunya saya ingin anak saya nantinya bisa berkarya sesuai minat & bakatnya, tidak sekadar menjadi hobi sampingan.

    • S™J mengatakan:

      @ Abied

      lho iya… saya sih bukannya nulis dalam keadaan stres atau kecewa. itu masa lalu… saya mengambil peran yg berbeda, yg kebetulan minat & bakat saya bisa terlibat juga di dalamnya.

      *salam kenal juga

  12. noun mengatakan:

    hampir sama ma aku.. dulu aku ke piano dulu… fokus lagu klasik… tapi,lama2 bosan n pindah ke Bass n fokus lagu jazz n funk..

    emang kadang musik tuh sama kayak mood… sukanya gonta ganti mulu

  13. G3mbel mengatakan:

    Ki saya mau kursus gitar ke sampean biar mahir kayak mas Edie Van Halen boleh ndak ?
    .
    * ngajuin proposal *

  14. Lambang mengatakan:

    Ikutan belajar gitar mas…

    *nyuguhin kopi, teh, susu dan kembang setaman*

  15. kaskuser mengatakan:

    keren yah

    btw,Hi salam kenal, just blogwalking doang. main dong ke blog saya

    http://blog.unsri.ac.id/kaskuserr/nais-inpo-gan/mrlist/1234/

    http://blog.unsri.ac.id/kaskuserr/news/mrlist/1233/

    dijamin KETAGIHAN …!!!! ^_^

    salam

  16. batjoe mengatakan:

    ayo aku ketaguhan karo update barunya.. jagan nyerang sebelum tengok kiri dan kanan

  17. RaRa Wulan mengatakan:

    ow ow keren bgt tuh😀
    semoga dengan bakat yang tersalurkan bisa membuat kita menjadi orang yang sukses thankyu dan sukses slalu buat kamu🙂

  18. m4stono mengatakan:

    kalo bisa bertahan hidup harusnya bisa dong mempertahankan update blog:mrgreen:

  19. itempoeti mengatakan:

    sama brian may-nya queen jago mana?
    atau eric clapton?

  20. Traufflaure mengatakan:

    Just posting to say hello to everyone🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s