Tiap Manusia Pasti Berhasil

Tiap manusia pada dasarnya pasti ingin sukses atau berhasil. Sejumlah upaya baik yang sederhana hingga rumit biasa dilakoni untuk meraih keinginan itu. Mungkin sudah berulang kali kita membaca artikel-artikel atau buku-buku soal itu. Dikupas dari berbagai segi, beragam sisi, serta ditambah segudang contoh. Padahal, kalau dipikir-pikir sebetulnya semua orang pasti berhasil.

Paling tidak menurut saya seperti itulah adanya. Ada satu wejangan falsafah Jawa yang sebetulnya menjelaskan hal itu. Falsafah yang dimaksud adalah “ngundhuh wohing pakarti” yang artinya kira-kira “memetik buah budi pekerti”. Budi pekerti. Dua kata itu disebut lagi. Tapi, sepengetahuan saya memang itulah muara banyak ajaran tentang kehidupan yang diwariskan orang-orang Jawa kuno kepada generasi-generasi sesudah mereka.

Masalahnya, budi pekerti atau tata laku tak bisa begitu saja diperoleh dengan cara ikut-ikutan, apalagi dilakukan dalam keterpaksaan. Budi pekerti adalah sebuah bentuk kepribadian, yaitu manifestasi dari sebuah pemahaman. Dilakukan dalam keadaan sadar, paham, dan suka rela. Keterpaksaan sama dengan kepura-puraan atau akting saja, bukan kepribadian. Artinya, budi pekerti yang sebenarnya haruslah didukung pemahaman atau ilmu pengetahuan. Karenanya, dua kata tadi juga ada kaitannya dengan petuah yang berbunyi “ngelmu kuwi kelakone kanthi lelaku” atau ilmu itu bisa terlaksana melalui perjalanan, tirakat, atau proses. Dengan kata lain bisa juga dibilang, tak ada ilmu pengetahuan yang bisa diraih tanpa melalui sebuah proses. Hukum sebab-akibat.

Dalam kehidupan ini tentunya semua makhluk atau benda apapun secara terus-menerus mengalami proses. Bayi yang sepintas terlihat pasif pun sebenarnya sedang menjalani proses. Pergerakan adalah proses, tapi dalam diam pun proses tetap terjadi. Ada yang bilang hidup ibarat sebuah perjalanan. Kalau orang Jawa bilang mampir ngombe (mampir minum). Berarti bisa dikatakan bahwa hidup kita sebetulnya juga sebuah proses. Pertanyaannya lalu proses untuk menjadi apa atau menuju ke mana? Ah, itu sih lain lagi ceritanya, tergantung tingkat kesadaran masing-masing. Tapi, menurut saya, kesadaran itulah yang menentukan kualitas hasil dari sebuah proses.

Dengan demikian, tiap manusia sebetulnya menjalani, bertirakat, atau melakukan prosesnya masing-masing. Berdasarkan tingkat kesadarannya dan dalam tahap tertentu bakal memperoleh ilmu atau pemahaman. Apa yang bisa kita dapat sangat tergantung dari tingkat kesadaran, kewaspadaan, atau bisa dibilang kewaskitaan barangkali. Kemampuan menangkap, menyerap, atau membaca apa yang tersurat maupun yang tersirat. Semua proses tersebut tentunya bakal selalu membuahkan hasil. Baik berupa buah karya di luar diri maupun membentuk sebuah kepribadian atau budi pekerti.

Dikaitkan lagi dengan pepatah awal, yakni “memetik buah budi pekerti”, maka sesungguhnya tiap manusia pada akhirnya pasti bakal berhasil. Betul gak sih?

Perihal

Cuma seorang pengelana yang bebas berkeliaran.

Ditulis dalam Pemikiran, Pengamatan, Umum
18 comments on “Tiap Manusia Pasti Berhasil
  1. Sawali Tuhusetya mengatakan:

    “Ngelmu kuwi kelakone kanthi laku” *halah* saya selalu teringat adagium ini mas jenang setiap kali ada topik yang membahas masalah dunia keilmuan dan keberhasilan hidup. Adagium ini sebenarnya mengandung pesan moral yang cukup kuat bahwa sehebat apa pun kepandaian seseorang kalo tdk diimbangi dengan laku becik (ngudi pekerti), dia tak akan pernah mencapai keberhasilan hidup dalam arti yang sesungguhnya. *halah kok jadi ngelantur segh*

    -> ya setuju pak. kalo sekadar hasil sih semua orang bakal dapet. btw, tulisan-tulisan di blog pak sawali sekarang berat-berat amat… istilah sastra pula… banyakan gak ngarti saya.:mrgreen:

  2. antarpulau mengatakan:

    “…maka sesungguhnya tiap manusia pada akhirnya pasti bakal berhasil. Betul gak sih?…..”

    betul pak siti… betul banget….🙂
    semua hal yg kita kerjakan, pasti membuahkan hasil….
    entah waktunya yg kadang menurut kita tidak tepat…
    entah bentuk dari hasil itu yg tidak sesuai dg keinginan kita…
    dan lain-lain…
    tapi kan pokoknya berhasil….:mrgreen: …..
    sekalipun kita ‘gagal’…. maka ‘gagal’ itu sendiri adalah hasil yg bernilai NOL…..
    Pokoknya ada kata HASIL’nya….:mrgreen:

    maksa banget

    ->yoi itu maksud saya… 0 + 0 = 0 berarti ada hasil walaupun masuk kategori nihil:mrgreen:

  3. zal mengatakan:

    ::menanam bibit menuai bibit
    bibit ditanam menuai padi
    jika padi menguning, waktunya anai bekerja…
    sinten sing nanem pak jenang..😆

    -> sing nanem Bathari Durga, sing panen Bathara Kala.:mrgreen:

  4. Watuitem mengatakan:

    Aku koq ngga ngerti ………

    -> liat aja jawaban ke antarpulau.

  5. Cabe Rawit mengatakan:

    Tiap manusia pasti berhasil, ane setuju. Yang beda cuma bentuknya aja. Ada yang berhasil mencapai kebaikan, ada yang berhasil mencapai keburukan. Ada yang berhasil sukses, ada yang berhasil gagal. Tergantung ama jalan yang dipilih dan ditempuhnya, juga upaya untuk menjalaninya.

    -> tepatzz! tidak perlu takut usaha kita tidak membuahkan hasil.

  6. ika mengatakan:

    manusia bisa ada didunia aja itu udah bisa dibilang keberhasilan, jadi pada dasarnya manusia memang didesain untuk berhasil, nah tinggal manusianya saja yang berusaha untuk mencapai keberhasilan itu karena tentunya tidak ada keberhasilan yang instan, semuana melalui perjuangan dan kerja keras. salam kenal pak, blogna bagus,,,🙂

    -> ya. pokoknya pasti ada hasil. tinggal mau hasil seperti apa. salam kenal juga 8)

  7. bisaku mengatakan:

    Berhasil apa gak itu mesti dilihat dari siapa yang bikin persepsi dan penilaian. Tidak mesti berhasil menurut seluruh orang sedunia itu berhasil menurut seorang toni, sebagai permisalan.

    Tapi kalau dibilang semua orang pasti berhasil, itu juga agak maksa mas, karena kalau semua orang berhasil maka didunia ini tidak akan kata gagal yang berakibat pada kaburnya makna keberhasilan. Ah, atau kata di judul sampeyan ini merupakan kata pinjaman dari para marketer MLM?
    * Kabur😉 *

    -> he he he… pinjam para “motivator”. kata gagal kan muncul karena hasil tidak sesuai harapan. padahal sudah ada hasil kok. hasil macam apa? lha itu lain lagi memang.:mrgreen:

  8. Arif Budiman mengatakan:

    Tuhan sudah berfirman dalam Al-kitab: “Bermohonlah kepada-Ku, niscaya kuperkenankan mintamu…” Itu saja… Jadi, jikalau kita ingin berhasil, serahkan saja semuanya kepada Yang Atas…

    -> ya dan semua kehendak-Nya bakal terjadi. jadi, apapun hasilnya berarti terjadi sesuai kehendak-Nya. dengan kata lain ya berhasil itu tadi.:mrgreen:

  9. Goenawan Lee mengatakan:

    @ Cabe Rawit: Wah, saya selalu berhasil menuai keburukan nih.:mrgreen:

    -> wis… pokoknya yang penting sudah berhasil dulu…:mrgreen:

  10. kabarihari mengatakan:

    “sesungguhnya tiap manusia pada akhirnya pasti bakal berhasil.”
    Setuju sekali..
    Gagal adalah berhenti menjalani proses, sepanjang masih tetap bertahan 1 menit saja lebih lama pasti berhasil.

    -> 8)

  11. SANTRI GUNDHUL mengatakan:

    Menurut petuah si Mbah…
    Yen uripmu pingin bali SINAMPURNO, mongko weruhono sesanti ing ngisor iki…

    Sopo weruh kembang tepus,
    Prasasat weruh rek-e artadaya,
    Tunggal pancer sesantine,
    Sopo weruh ing panuju,
    Prasasat weruh pagere wesi,
    Rinekso wong sajagad,
    Kang angidhung iku,
    Lamun dipun apalno,
    Kidhung iku den tutug padho sawengi,
    Adoh panggawe alo,
    Lawan rinekso dening Hyang Widi,
    Sakarsane rinekso dening…
    Hyang rinekso ing JALMO kabeh.

    Terjemahan…

    Siapa yang mengetahui ASAL USUL manusia,
    Niscaya mengetahui Artadaya,
    Yang satu asal dengan hidupnya,
    Siapa yang tahu tujuannya,
    Niscaya mengetahui JATI DIRINYA,
    Yang dijaga oleh manusia sedunia,
    Yang melantunkan kidung,
    Jika kidhung itu dihapalkan dan diPahami,
    Jauhlah perbuatan jahat,
    Dan, dijaga oleh Tuhan,
    Semua kehendaknya akan dikabulkan,
    Dan, juga akan dijaga/disenangi oleh banyak orang.

    Gubraaaakkkkk….Tlebugh..Wadhuh…jatuh dari tempat tidur…
    halah…halah…mimpi toh aku tadi..??
    Teruuuussss tidur lageeeeee…zzzss…zzzsss..

    -> ya ya ya… lain lagi menurut seorang eyang di Surabaya… kalo hidupmu ingin sempurna, cobalah untuk menghisap rokok-rokok produksi Sampoerna… muahahahaha… *ddzziiiigg*:mrgreen:

  12. maxbreaker mengatakan:

    Salam kenal🙂
    kalau menurut saya sih gak semua orang pasti brhasil, soalnya ada kalanya gagal juga. Contohnya saya yg sering gagal dlm bnyak hal😦
    kalau sempat mampir ya ke blog saya🙂

    -> kalo menurut saya hasil apapun bisa dibilang berhasil. supaya lebih mudah dalam bersyukur. gagal itu ada karena hasil tidak sesuai rencana / harapan. udah tuh….:mrgreen:

  13. WIMPY mengatakan:

    siapa yang menananm padi akan tumbuh ilalang
    tapi kalau menanam ilalang jangan harap tumbuh padi……
    tukeran link yuk…. link ini sudak saya masukkan di blogku…. oke… trim…

    -> ya, tepat sekali. terima kasih… tapi kok link situ gak ada nih? buat tukeran.

  14. hildalexander mengatakan:

    ‘tiap manusia pada akhirnya bakal berhasil’
    Jadi mikir, ukuran berhasil or sukses itu apa ya? kalo hingga saat ini saya masih masuk kategori kelas pekerja apa itu ‘berhasil’ jalan di tempat or ‘berhasil’ mempertahankan reputasi sebagai pekerja?

    atau ‘berhasil’ itu hanya sebuah perspektif positif dalam memaknai ikhtiar? sama halnya dengan ‘bahagia’? apa sih sebetulnya ‘bahagia’ itu? bingung euy…..

    -> ya, itu dia. apa yang kita tanam, bakal kita petik. kalo ada hasil berarti berhasil. kalo berhasil menjadi atau mencapai apa, ya lain lagi.:mrgreen:

  15. mangun mengatakan:

    tiap manusia berhasil setuju, kock rasanya yo cocok. semua manusia akan mencapainya. aku setuju wae. menurutku asal bisa laku apik, bener, trus resik/suci (iku bahagia, surgo’). ning iso nindake niat sing salah, nglakoni salah lan baleni sing salah salah. (iku sengsoro, neroko’). kembali ke masing2 mau kawruh yang mana? ………..iki cocok ora cho…..

    cocok… cecek… pokoknya jangan takut gagal…

  16. monsster mengatakan:

    ya! betul sekali!
    tetapi berhasilnya beda2.. ada yg baik ada yg buruk..


    ya ya ya…:mrgreen:

  17. sufimuda mengatakan:

    dimana ada kemauan disitu ada jalan, begitu toh mas?🙂


    SJ: he he he… begitulah adanya.

  18. Supriyatna mengatakan:

    Keberhasilan akan tetap di raih bagi setiap manusia yg benar – benar berusaha dan yakin dengan usaha itu, namun sehebat / se sakti apapun manusia jika sombong tdk akan pernah mendapatkan apa yg di ingin kan..
    Kegagalan itu pasti ada namun bukan berati tidak berhasil melainkan Keberhasilan yang TERTUNDA.. Nah kita kembalikan ke diri manusian nya masing-masing —-> Apakah sabar menjalaninya. Dan Apakah Ihklas menerima nya..

    Salam —> Sangiang – Dangiang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: